Ilmu pengetahuan dan teknologi Mesir Kuno

Ilmu pengetahuan dan teknologi Mesir Kuno

Bangsa Mesir terkenal memiliki teknologi dan kebudayaan yang tinggi. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan berbagai bangunan raksasa yang terdapat di Mesir. Selain itu, bangsa Mesir terkenal dengan berbagai penemuannya sebagai berikut.

Ilmu pengetahuan dan teknologi Mesir Kuno

Ilmu pengetahuan dan teknologi Mesir Kuno

a.Kemampuan untuk membuat alat-alat rumah tangga, senjata, dan peralatan hidup lainnya dari tanah liat dan logam.

b.Sistem penanggalan kalender yang sudah berdasarkan perhitungan perputaran bumi mengitari matahari. Sistem kalender yang seperti itu membagi 1 tahun menjadi 12 bulan dan satu bulan terdiri atas 30 hari. Peredaran bulan selama 29 1/2  hari. Karena dianggap kurang tetap, kemudian mereka menetapkan kalender berdasarkan kemunculan bintang anjing (Sirius) yang muncul setiap tahun. Mereka menghitung satu tahun adalah 12 bulan, satu bulan 30 hari, dan lamanya setahun adalah 365 hari, yaitu 12 × 30 hari lalu ditambahkan 5 hari. Mereka juga mengenal tahun kabisat. Penghitungan ini sama dengan kalender yang kita gunakan sekarang yang disebut Tahun Syamsiah (sistem solar).

c.Kemampuan membuat perhiasan dari logam mulia dan gading

d.Masyarakat Mesir mengenal bentuk tulisan yang disebut hieroglyph berbentuk gambar. Tulisan Hieroglyph ditemukan di dinding piramida, tugu obelisk, maupun daun papirus. Huruf Hieroglyph terdiri atas gambar dan lambang berbentuk manusia, hewan, dan benda-benda. Setiap lambing memiliki makna. Tulisan Hieroglyph berkembang menjadi lebih sederhana kemudian dikenal dengan tulisan hieratik dan demotis. Tulisan hieratic atau tulisan suci dipergunakan oleh para pendeta. Demotis adalah tulisan rakyat yang dipergunakan untuk urusan keduniawian misalnya jual beli.

Tulisan

 Orang Mesir Kuno telah mengenal tulisan sejak sekitar tahun 4000 SM. Tulisan mereka berupa gambar atau lambang-lambang. Orang Yunani menyebutnya tulisan Hierogliph. Kata Hierogliph berasal dari kata-kata hieros yang berarti “suci”; gliphein yang berarti “memahat atau menggaris”; dan kata gramma yang berarti “huruf”. Jadi, Hierogliph mengandung arti “huruf suci yang di pahat”. Semula tulisan itu dipahat di atas batu atau kayu. Kemudian, tulisan itu ditulis pada daun papirus. Papirus adalah semacam kertas yang dibuat dari daun papirus. Kata papirus dalam bahasa Inggris menjadi paper, artinya “kertas”. Pena yang dipergunakan untuk menulis dibuat dari jerami. Oleh kareni itu, semua kegiatan pada masa itu dapat dicatat seperti ajaran agama, administrasi pemerintahan, transaksi jual beli dan lain-lain.

Bidang Arsitektur
Berkembangnya ilmu pengetahuan bangsa Mesir kuno berkaitan dengan aspek keagamaan. Bidang seni dan arsitektur berkembang karena,didukung oleh keinginan firaun untuk membangun proyek-proyek raksasa yang kuat dan tahan lama serta memiliki keindahan seperti piramida, kuil-kuil yang ditopang dengan tiang-tiang raksasa, patung-patung firaun, dan binatang sebagai bagian upacara ritual untuk menyembah dewa-dewa. Bangunan-bangunantersebut dihiasi dengan lukisan dan pahatan yang indah yang dibuat oleh seniman pada zamannya.
Untuk membangun bangunan-bangunan besar, aspek perencanaan merupakan hal yang penting. Kemampuan rekayasa (engineering) dan matematika diperlukan untuk mengukur akurasi (ketepatan), arah, dan posisibangunan. Pengetahuan geometri berkembang berkaitan dengan survey dan pemetaan untuk membangun sistem pengairan proyek kanal-kanal dan irigasi

Bidang Astronomi
Bangsa Mesir kuno juga memiliki pengetahuan yang tinggi mengenai ilmu perbintangan atau astronomi. Ilmu ini berkaitan dengan aspek kehidupan agrarisnya. Misalnya, untuk menentukan musim atau saat yang tepat untuk bercocok tanam, mereka memperhatikan peredaran bulan dan bintang di langit. Lama-kelamaan pengetahuan ini semakin berkembang hingga akhirnya bangsa Mesir mampu membuat sistem penanggalan atau kalender bulan berdasarkan siklus bulan. Kalender mereka terdiri dari 12 bulan, tiap bulan terdiri dari 30 hari dan satu masa ditambah dengan lima hari sehingga jumlah hari dalam setahun menjadi 365. Mereka juga sudah mengenal tahttn kabisat seperti yang kita kenal sekarang.

Bidang Pengobatan
Di bidang pengobatan, pengetahuan mereka sudah tinggi. Para tabib telah mampu membuat ramuan dan teknik pembedahan. Pengawetan mayat-mayat firaun atau mummi yang dilakukan oleh bangsa Mesir adalah bukti kemampuan mereka di bidang obat-obatan dan pembedahan. Mereka menggunakan obat-obatan dan ramuan yang mereka kembangkan sendiri berdasarkan pengetahuan yang mereka miliki.
Berdasarkan uraian di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa bangsa Mesir kuno telah memiliki peradaban yang amat tinggi. Dari pengalaman bangsa Mesir, kita bisa belajar banyak mengenai kehidupan peradaban purba.

 

Artikel Terkait peradaban mesir kuno

  • Sistem Bermasyarakat dan kepercayaan Mesir Kuno Sistem Bermasyarakat dan kepercayaan Mesir Kuno

    Sistem Bermasyarakat dan  kepercayaan Mesir Kuno Masyarakat Mesir Kuno menyembah beberapa dewa (politheisme) yaitu sebagai berikut. a.Dewa matahari yang disebut Amon (Mesir Selatan) dan Ra (Mesir Utara). Namun pada perkembangannya dewa matahari itu disebut Amon-Ra. b.Dewa peradilan di akhirat yaitu Dewa Osiris. c.Dewa Sungai Nil, yaitu Dewi Horus yang merupakan dewa kecantikan (Dewi Isis). d.Dewa […]

  • Seni bangunan Mesir Kuno Seni bangunan Mesir Kuno

    Seni bangunan Mesir Kuno a.Piramida Piramida adalah tempat yang digunakan untuk makam raja-raja Mesir yang terbuat dari batu yang disusun secara rapi dan menggunakan model punden berundak-undak. Di Kota Gizeh terdapat piramida yang berukuran tinggi 137 meter. Piramida Mesir adalah sebutan untuk piramida yang terletak di Mesir yang dikenal sebagai “negeri piramida” sekalipun ditemukan situs piramida […]

  • Zaman Kerajaan Mesir Pertengahan (2160-1788 SM) Zaman Kerajaan Mesir Pertengahan (2160-1788 SM)

    Zaman Kerajaan Mesir Pertengahan (2160-1788 SM) 1)Sesotris III Raja ini berhasil mempersatukan Mesir kembali dari perpecahan yang dialami pada masa Raja Pepi II. Selain berhasil mempersatukan Mesir, dia juga berhasil memperluas wilayah kekuasaan Mesir sampai ke Sudan, Palestina, dan ke daerah Sichem. Perekonomian rakyat Mesir semakin berkembang dan ramai disebabkan kemampuan raja itu untuk berhubungan […]

  • Zaman Kerajaan Mesir Tua (3400-2160) Zaman Kerajaan Mesir Tua (3400-2160)

    Zaman Kerajaan Mesir Tua (3400-2160) Diperkirakan 5000 SM, berbagai perkampungan kecil didirikan di sekitar Sungai Nil. Berabad-abad kemudian perkampungan itu berubah menjadi sebuah kerajaan yang disebut mones. Pada perkembangan selanjutnya monesberkembang menjadi dua kerajaan besar yaitu Mesir Hilir dan Mesir Hulu. Raja-raja yang memerintah di Mesir selalu dipanggil dengan sebutan Firaun atau Pharaoh. Firaun berarti […]