Pengertian Lapisan Stratosfer

Pengertian Lapisan Stratosfer

Ozon dapat menjadi baik atau buruk tergantung pada di mana ia berada. Dekat dengan permukaan bumi, tanah-tingkat ozon merupakan polutan udara berbahaya. Ozon di stratosfer, tinggi di atas bumi, melindungi kesehatan manusia dan lingkungan dari radiasi ultraviolet matahari yang berbahaya. Perisai alami ini secara bertahap telah habis oleh bahan kimia buatan manusia. Jadi pada tahun 1990, Kongres menambahkan ketentuan yang Clean Air Act untuk melindungi lapisan ozon stratosfir.

Ozon di stratosfer, lapisan atmosfer yang terletak 10 sampai 30 mil di atas Bumi, berfungsi sebagai perisai, melindungi orang dan lingkungan dari radiasi ultraviolet matahari yang berbahaya. Lapisan ozon stratosfer menyaring sinar matahari yang berbahaya, termasuk jenis sinar matahari yang disebut ultraviolet B. Paparan ultraviolet B (UVB) telah dikaitkan dengan katarak (kerusakan mata) dan kanker kulit. Para ilmuwan juga telah dikaitkan peningkatan eksposur UVB cedera tanaman dan kerusakan tanaman hidup laut.

Pada pertengahan 1970-an, para ilmuwan menjadi khawatir bahwa chlorofluorocarbons (CFC) bisa merusak ozon stratosfer. Pada saat itu, CFC banyak digunakan sebagai propelan aerosol dalam produk konsumen seperti hairsprays dan deodoran, dan sebagai pendingin dalam kulkas dan AC. Pada tahun 1978, pemerintah AS melarang CFC sebagai propelan di sebagian besar menggunakan aerosol.

Lapisan udara di atas troposfer disebut stratosfer. Pada lapisan ini tidak terdapat gejala geografi sehari-hari.

Ciri penting dari lapisan stratosfer adalah keberadaan lapisan ozon yang berguna untuk menyerap radiasi ultraviolet, sehingga sebagian besar tidak akan mencapai permukaan bumi.

Pengertian Lapisan Stratosfer

Pengertian Lapisan Stratosfer

Serapan radiasi matahari oleh ozon dan beberapa gas atmosfer lainnya menyebabkan suhu udara pada lapisan stratosfer meningkat.  Lapisanstratosfer tidak mengandung uap air, sehingga lapisan ini hanya mengandung udara kering.  Batas lapisan stratosfer disebut stratopouse.

Stratosfer terbagi menjadi 3 bagian sebagai berikut.

1)Lapisan isotherm 12 – 35 km.

2)Lapisan panas 35 – 50 km, temperatur naik sampai 50oC.

3)Lapisan campuran 50 – 100 km, temperatur turun sampai – 700C

Pada lapisan stratosfer suhu udara makin bertambah tinggi jika kita terus naik. Faktor yang menyebabkan tingginya suhu udara, yaitu sebagai berikut.

1)Di bagian atas stratosfer terdapat ozon.

2)Molekul ozon terjadi dari tiga atom oksigen yang mempunyai daya serap yang amat kuat terhadap radiasi sinar ultraviolet dari matahari,  berfungsi  sebagai  perisai  yang  melindungi makhluk hidup di muka bumi.

3)Ozon merupakan sumber panas yang dapat memanasi udara di sekitarnya.

Merupakan bagian atmosfer yang berada di atas lapisan troposfer sampai pada ketinggian 50 – 60 km, atau lebih tepatnya lapisan ini terletak di antara lapisan troposfer dan ionosfer.

Pada lapisan stratosfer, suhu akan semakin meningkat dengan meningkatnya ketinggian.  Suhu pada bagian atas stratosfer hampir sama dengan suhu pada permukaan bumi.  Dengan demikian, profil suhu pada lapisan stratosfer ini merupakan kebalikan dari lapisan troposfer.Pojok Pedia

Ciri penting dari lapisan stratosfer adalah keberadaan lapisan ozon yang berguna untuk menyerap radiasi ultraviolet, sehingga sebagian besar tidak akan mencapai permukaan bumi.

Serapan radiasi matahari oleh ozon dan beberapa gas atmosfer lainnya menyebabkan suhu udara pada lapisan stratosfer meningkat.  Lapisanstratosfer tidak mengandung uap air, sehingga lapisan ini hanya mengandung udara kering.  Batas lapisan stratosfer disebut stratopouse.